Profile

Join date: Oct 15, 2022

About

5 Game PC Ringan Yang Gampang Di Dwonload Di PC Spek Kecil



Game online merupakan salah satu hal yang mendefinisikan kultur gaming modern, dan dewasa ini ada banyak sekali game online yang dapat kita mainkan di waktu luang. Yang kerap menjadi masalah adalah, perangkat kita tidak siap untuk menjalankannya. Memang bukan rahasia jika game online seperti Genshin Impact atau Apex Legends membutuhkan PC atau laptop dengan spesifikasi yang cukup mumpuni, dan itu yang sering kali membuat para gamer mengurungkan niatnya.

Kabar baiknya, masih banyak game online lain yang dapat dimainkan tanpa harus menggunakan PC atau laptop berspesifikasi dewa. Memang ada sejumlah kompromi yang harus dilakukan, seperti misalnya menggunakan setelan pengaturan grafis yang paling rendah, tapi yang penting adalah bagaimana game online pc ringan nya tetap bisa berjalan secara lancar. Tanpa perlu berlama-lama, berikut adalah 15 game online PC ringan yang siap untuk dinikmati di PC maupun laptop dengan spesifikasi pas-pasan.

1. Dota 2


  • CPU: Dual-core 2,8 GHz dari Intel atau AMD

  • RAM: 4 GB

  • GPU: Nvidia GeForce 8600/9600 GT, ATI/AMD Radeon HD 2600/3600

  • Storage: 15 GB

  • OS: Windows 7


Ketika baru pertama memainkannya, Dota 2 mungkin akan terasa sulit. Pada kenyataannya, game online pc ringan semacam ini memang tidak diciptakan untuk dapat dikuasai hanya dalam waktu semalam. Ketekunan dan kemauan untuk terus belajar jauh lebih penting di Dota 2 daripada spesifikasi PC yang kita gunakan.

Buat saya pribadi, daya tarik utama Dota 2 adalah bagaimana semua hero yang tersedia dapat dimainkan sepenuhnya secara cuma-cuma, termasuk yang baru saja dirilis belum lama ini, Primal Beast. Selagi menunggu client game-nya diunduh, Anda juga bisa membaca sejarah panjang Dota 2 beserta turnamen akbarnya di sini.

2. League of Legends


  • CPU: Intel Core i3-530 atau AMD A6-3650

  • RAM: 2 GB

  • GPU: Nvidia GeForce 9600 GT, AMD Radeon HD 6570, Intel HD 4600

  • Storage: 16 GB

  • OS: Windows 7


Seperti halnya Dota 2, League of Legends (LoL) juga lebih menuntut ketangkasan bermain game online pc ringan daripada spesifikasi PC. Dengan kata lain, ketimbang memaksa menggunakan setelan pengaturan grafis yang lebih baik, jauh lebih penting Anda meluangkan waktu untuk mempelajari dan menguasai champion demi champion yang tersedia.

Satu hal yang sangat menarik dari LoL adalah lore-nya. Meskipun aspek ini sama sekali tidak punya pengaruh terhadap gameplay-nya, namun setidaknya ini bisa menjadi modal bagi pengembangnya (Riot Games) untuk mengadaptasikan LoL ke berbagai media lain. Kalau Anda belum pernah mengenal LoL sebelumnya, coba tonton dulu serial animasinya, Arcane, siapa tahu Anda jadi tertarik untuk mencoba game-nya setelah itu.

3. SMITE



  • CPU: Intel Core 2 Duo 2,4 GHz atau AMD Athlon X2 2,7 GHz

  • RAM: 4 GB

  • GPU: Nvidia GeForce 8800 GT

  • Storage: 30 GB

  • OS: Windows 7 64-bit


MOBA tapi yang disajikan lewat perspektif orang ketiga ketimbang isometrik, begitulah cara tergampang untuk mendeskripsikan SMITE. Sepintas perbedaan ini kedengarannya sepele, namun pada praktiknya SMITE membutuhkan gaya bermain yang sangat berbeda ketimbang Dota 2 maupun LoL. Secara umum, gameplay-nya terkesan lebih sarat action ketimbang MOBA pada umumnya.

4. Counter-Strike: Global Offensive



  • CPU: Intel Core 2 Duo E6600 atau AMD Phenom X3 8750

  • RAM: 2 GB

  • GPU: VRAM 256 MB

  • Storage: 15 GB

  • OS: Windows 7/Vista/XP

Siapa yang tidak kenal game first-person shooter yang satu ini? Sejak zaman warnet dan game center masih mendominasi pemukiman di kota-kota besar di tanah air, game yang lahir dari sebuah mod untuk Half-Life ini sudah menjadi game multiplayer yang luar biasa populer. Counter-Strike: Global Offensive (CS:GO) pun juga demikian; game ini masih selalu tercatat sebagai salah satu game dengan jumlah pemain terbanyak di Steam, bahkan di tahunnya yang ke-10 ini.

Buat yang tertarik dengan sejarah game Counter-Strike, Anda bisa membacanya di artikel ini. Bagi yang lebih tertarik dengan sejarah skena esport-nya di Indonesia, silakan mampir ke tautan berikut.

5. Valorant



  • CPU: Intel Core 2 Duo E8400 atau AMD Athlon 200GE

  • RAM: 4 GB

  • GPU: Intel HD 4000 atau AMD Radeon R5 200

  • Storage: 20 GB

  • OS: Windows 7


Valorant memang baru hadir di tahun 2020, akan tetapi itu bukan berarti Anda perlu menggunakan PC atau laptop dengan spesifikasi yang amat modern untuk bisa menjalankan hero shooter besutan Riot Games ini. Game-nya boleh digarap menggunakan Unreal Engine 4, namun Riot telah menerapkan modifikasi yang cukup ekstensif demi memastikan game-nya bisa berjalan lancar di PC kentang sekalipun.

5 Game PC Ringan Yang Gampang Di Dwonload Di PC Spek Kecil

More actions